Perbedaan Ayam Jalu dan Ayam Pukul

Agen Sabung Ayam Online S128 SV388 - Dalam dunia sabung ayam, ayam bangkok aduan pada dasarnya terdapat banyak jenis.

Perbedaan Ayam Jalu dan Ayam Pukul

Agen Sabung Ayam Online - Dalam dunia sabung ayam, ayam bangkok aduan pada dasarnya terdapat banyak jenis. Salah satunya adalah jenis berdasarkan dari tipe tarung yang dimiliki. Pada umumya, jenis ayam bangkok aduan dikenal dengan dua jenis ayam tarung yaitu ayam tipe jalu dan ayam tipe pukul.

Definisi Perbedaan Ayam Jalu dan Pukul

Untuk ayam tipe jalu didefinisikan sebagai jenis ayam yang lebih sering menghadapi lawan dengan cara lebih memukul secara bertubi-tubi. Meski pukulan yang dilayangkan kurang akurat dalam mengenai bagian vital, namun jenis ayam ini lebih sering diandalkan dalam pertandingan adu taji.

Sedangkan untuk jenis ayam bangkok tipe pukul lebih sering menggunakan pukulan yang keras,mematikan serta tepat sasaran. Berbeda dengan tipe jalu, untuk ayam tipe pukul sendiri lebih sering memukul bagian tubuh ayam lawan pada bagian vital. Sebut saja seperti bagian leher, kepala, bahu, atau kelopak mata.

Terlebih apabila para bobotoh sabung ayam juga memberikan latihan khusus dalam menjadikan pukulan sang ayam semakin keras dan mematikan.

Sesuai dengan pengertian diatas, jenis antara ayam bangkok tipe pukul dan jalu sendiri memiliki definisi yang berbeda-beda. Bahkan kedua ayam ini juga memiliki perbedaan dalam ciri fisik dan tipe bertarung.

Maka dari itu,pada artikel kali ini agen sabung ayam akan membahas mengenai Perbedaan Ayam Jalu dan Pukul Berdasarkan Ciri Fisik Serta Tipe Tarung.

Perbedaan Ayam Jalu dan Pukul Berdasarkan Ciri Fisik Serta Tipe Tarung

1. Gaya Tarung

Ayam Jalu : Untuk jenis ayam tipe jalu memiliki gaya tarung yang Slugger. Yang berarti memiliki pergerakan yang lincah dan amat gesit dalam bergerak.

Ayam Pukul : Sedangkan untuk ayam tipe pukul lebih ke Fighter. Yakni selalu menggunakan teknik kontrol dan teknik-teknik lainnya dalam menyerang.

2. Cara Tarung

Ayam Jalu : Memiliki tingkat keagresifan yang tinggi dalam menghadapi lawan. Dan akan terus menerus memukul bagian vital dari tubuh lawan hingga tumbang.

Ayam Pukul : Lebih sering melakukan pengecohan kepada lawan dengan teknik kunci dan gerakan-gerakan yang diberikan.

3. Umur Siap Tarung

Ayam Jalu : Umumnya, waktu yang tepat dalam menurunkan ayam tipe jalu ke dalam pertandingan adalah ketika usia 18 bulan dan belum pernah kawin.

Ayam Pukul : Lebih cepat yakni 12 bulan dan belum pernah kawin juga.

4. Bentuk Kepala

Ayam Jalu : Untuk bentuk kepalanya, ayam tipe jalu memiliki ukuran kepala yang lebih kecil dan agak panjang. Selain itu, jengger yang dimiliki agak tipis dan lentur.

Ayam Pukul : Sebaliknya, untuk ayam pukul memiliki ukuran kepala yang lebih besar serta pendek. Dan jengger kecil serta kaku.

5. Bentuk Mata

Ayam Jalu : Memiliki bola mata yang kecil, bundar dan masuk ke dalam.

Ayam Pukul : Bola mata yang dimiliki lebih jernih serta tulang aslinya lebih menonjol.

6. Bentuk Paruh

Ayam Jalu : Paruh yang dimiliki lebih dominan panjang serta kuat

Ayam Pukul : Berbeda dengan ayam jalu, paruh ayam tipe pukul lebih pendek namun tetap kuat.

7. Bentuk Tubuh

Ayam Jalu : Tipe ayam jalu pada dasarnya memiliki postur tubuh yang lebih ramping disertai dengan lehernya yang panjang. Sehingga cukup menopang dalam pergerakan.

Ayam Pukul : Sesuai dengan teknik tarung yang dimiliki, tentu untuk tipe ayam pukul memiliki bentuk tubuh yang kekar serta dibantu dengan tulangan yang kuat dan otot besar di beberapa bagian, seperti bahu, leher, dan pangkal sayap

8. Ciri Bulu

Ayam Jalu : Bulu yang tumbuh lebih lebat pada sayap, leher serta tubuh. Dimana hal ini akan membantu dalam menunjang manuver udara

Ayam Pukul : Bulu tubuh lebat, mengkilat, dan kaku

9. Ciri Kaki

Ayam Jalu : Kaki yang dimiliki lebih kecil, bulat dan dilengkapi dengan sisik kering.

Ayam Pukul : Memiliki ruas kaki kurang teratur tapi otot yang dimiliki sangat kuat dan keras sehingga mampu menumbangkan lawan.

10. Bentuk Taji

Ayam Jalu : Dikarenakan sering ditarungkan dalam adu taji, tentu taji yang dimiliki tidak sembarang. Umumnya, panjang taji yang dimiliki dapat sampai 2 cm dengan posisi berdekatan jari kelingking pada ayam sabung.

Ayam Pukul : Umumnya Taji berada di belakang kaki. Oleh karena ada perbedaan tertentu, maka perawatan yang diberikan juga tidak sama terlebih pada masalah pakan.


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...